Ketika matahari mulai terbenam, kami mahasiswa dan mahasiswi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) jilid 5 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta biasa mengikuti mata kuliah yang sudah terjadwal. Dari 23 orang menjadi mahasiswa, beberapa dari kami adalah pekerja media, ada juga yang berkarir sebagai guru ngaji, bisnis, bahkan pengurus masjid (merbot) juga ada.
Namun kebersamaan dan kekompakan tetap terjaga, apalagi ada segelas kopi dan cemilan kacang rebus yang bisa mencairkan suasana saat berkumpul usai jam mata kuliah. Penat dan lelah seakan sirna, berubah menjadi tawa dan canda.
Dari latar belakang disiplin ilmu yang berbeda inilah, kami bisa saling menghargai dan saling mengisi kekurangan satu sama lain (take and give).
Di sini kami tidak ada yang merasa paling hebat, apalagi menggurui. Semua saling belajar, dan sama-sama belajar segala apapun yang kami belum ketahui. Bahkan jika kami boleh minta permohonan kepada Tuhan, yakni lulus dan wisuda bareng-bareng. Amiiin !
Rasa solidaritas persahabatan di Magister KPI 5 ini sangat kental. Bahkan kami sering bercanda satu sama lain, seperti terasa masih menjadi mahasiswa Strata 1 (S1), bernyanyi bersama, makan malam di pingir jalan bersama sampai larut malam.
Bayangan dulu sebelum masuk kuliah S2 yang seakan-akan menakutkan dan mengerikan itu yakni tiap hari bolak balik ke perpustakaan baca buku tebal, selalu serius, kini sudah tidak lagi kami risaukan. Karena tugas-tugas kuliah menjadi ringan dikerjakan bersama-sama dengan penuh kekeluargaan.
Sudah hampir satu semester kami duduk di bangku kuliah Magister KPI. Belum puas dengan ilmu didapat, mimpi-mimpi kami mulai bertebaran, sebab itu kami harus ada kegiatan yang kongkrit. Ya, kegiatan yang punya nilai lebih, bukan hanya untuk kami tapi juga untuk umat, bangsa dan negara.
Mohon doa dari semua yang membaca, terkhusus kepada orang-orang tercinta. Jangan lupa ngopi pagi.
Wassalam..