Ahmad Wayang (kanan) bersama penulis Eka Kurniawan, dalam satu acara belum lama ini.

SERANG – Presiden Rumah Dunia Ahmad Wayang tahun ini menerbitkan buku novel terbarunya berjudul “Cinta Jangan Marah” (Gong Publishing 2017). Buku setebal 279 ini diakui Wayang adalah novel remaja yang berkisah tentang perjuangan seorang tokoh utama bernama Abie dalam mencari cinta sejatinya.

“Pesan lain yang ingin saya sampaikan dalam novel ini adalah, anak muda jangan mudah galau atau putus asa saat cinta tak berpihak pada kita. Nikmati saja hidup ini. Sebab cinta akan datang dengan sendirinya,” kata Wayang kepada wartawan, belum lama ini.

Ia juga menambahkan, bahwa semangat dalam novelnya yang diakui terinspirasi dari kisah nyata 30 persen dan 70 persennya adalah imajinasi. “Cinta jangan marah. Kalau marah berarti itu bukan cinta. Saya berpendapat demikian untuk cinta yang seharusnya,” papar mahasiswa pascasarjana UIN Jakarta jurusan Komunikasi Penyiaran Islam tersebut.

Alumni IAIN Kota Serang 2014 ini menambahkan, novel Cinta Jangan Marah ditulis melalui riset pustaka dan beberapa lokasi di Tangerang selama kurang lebih satu tahun. “Tapi dalam penulisan hanya membutuhkan waktu satu bulan,” papar Wayang yang mengaku dirinya pernah menjadi Tukang Nasi Uduk di kawasan pabrik Nikomas, Tambak.

Wayang mengaku, novelnya ini sudah dilauncing di Rumah Dunia pada awal pergantian tahun 2017 lalu, belum lama ini juga dilaunching dalam acara program Bincang-Bincang di Baraya TV. Serta dalam waktu dekat buku Cinta Jangan Marah akan dibedah di berberapa titik, seperti di Rumah Baca Kreativitas Seni dan Baca (KSB) di Kota Serang pada 5 Maret mendatang, di SMKN 1 Kota Serang dan SMK Muhamadiyah Pontang. (Deros)