Ilustrasi Keromantisan Suami Istri ( Model Alfa dan Adin )
Ilustrasi Keromantisan Suami Istri ( Model Alfa dan Adin )

Ilustrasi Keromantisan Suami Istri

 

Bagi para perempuan, pernahkah diberikan bunga, coklat atau lainnya dari kekasihmu, Bagaiamana rasanya? Pasti senang kan!? Ada sosok pria tampan nan soleh dan romantis idaman semua wanita.

Coba sebutkan, siapa menurut kita di dunia ini paling romantis selain Nabi Adam mengambilkan buah Khuldi untuk Hawa walaupun dia tahu risiko yang bakal diterima dari Allah SWT.

Kisah ini tentu mengalahkan kisah Leonardo Dicaprio dengan Kate Winslet dalam adegan film Titanic saat di kapal pesiar. Ada seorang pria tidak mau membangunkan istrinya karena pulang terlalu malam, lalu dia tidur dipintu depan rumah. Begitupun sebaliknya, istrinya menunggu kedatangan suaminya dan tertidur pulas di pintu sambil menunggu kedatangan suaminya. Siapakah dia? ialah Muhammad Rasullulah SAW dengan isterinya yakni Aisyah.

Mau tahu sisi lain keromantisan Rasulullah SAW?

Dikisahkan Urwah bertanya kepada Aisyah, “Wahai Ummul Mukminin, apa diperbuat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam jika ia bersamamu di rumah?”. Aisyah menjawab, Ia (Rasulullah) melakukan seperti yang dilakukan salah seorang dari kalian jika sedang membantu istrinya, ia memperbaiki sandalnya, menjahit bajunya, dan mengangkat air dari ember.

Begitu rendah hatinya beliau, tanpa membedakan pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan, suami atau istri. Ternyata Rasullulah sudah mengajarkan kita tentang gender. Luar biasa…

Tenang, masih ada lagi guys…

Aisyah mengatakan, orang-orang Habasyah masuk ke dalam masjid untuk latihan berpedang. Maka Nabi bertanya kepadaku wahai khumaira (panggilan sayang untuk Aisyah), apakah engkau ingin meihat mereka? Aku menjawab, ‘iya’. Rasulullah SAW lalu berdiri di pintu, lalu aku mendatanginya dan aku letakkan daguku di atas pundaknya kemudian aku sandarkan wajahku di pipinya.

Rasulullah SAW pun bertanya kembali, sudah cukup (engkau melihat mereka bermain). Aku menjawab, wahai Rasulullah, jangan terburu-buru. Lalu beliau (tetap) berdiri untukku agar aku bisa terus melihat mereka. Kemudian dia bertanya lagi, sudah cukup. Aku pun menjawab, wahai Rasulullah, jangan terburu-buru’. Lalu Aisyah berkata, sebenarnya aku tidak ingin terus melihat mereka bermain, akan tetapi aku ingin para wanita tahu bagaimana kedudukan Rasulullah SAW di sisiku dan kedudukanku di sisi Rasulullah.

Nah keren enggak tuh, ini juga bisa dijadikan contoh untuk para isteri agar lebih romantis dengan suaminya.

 

Egits A.G