ilustrasi perang di perbukitan
ilustrasi perang di perbukitan

Surat Ali Imron 44, menceriterakan kepada Nabi kita ceritera lama, mengenai apa yang terjadi pada Nabi Yahya dan Siti Maryam yang tak mungkin dapat diketahui oleh Nabi Muhammad Saw. yang hidup 571 tahun kemudian, tanpa intervensi Allah. Ayat itu berbunyi:

ذالك من انباء الغيب نوحيه اليك وما كنت لديهم اذ يلقون أقلامهم ايهم يكفل مريم وما كنت لديهم اذ يختصمون

Artinya, itulah berita ghaib yang Kami singkapkan kepadamu (ya Muhammad) padahal kamu tidak bersama mereka menuliskan tentang siapa yang bertanggung jawab atas Maryam, begitu pula kau tidak ada di sana ketika mereka berselisih.

Kalau kita perhatikan bahwa Nabi adalah seorang Ummi yang tidak membaca buku, ditambah lagi jarak yang memisahkan antara perustiwa itu dan kehidupan Nabi yang terpaut masa 6 abad, dan juga bahwa itu merupakan kisa yang besifat tertutup dan hanya diketahui secara intern oleh keluarga itu saja, maka tanpa bocoran dari Pemilik alam kepada siapa tak ada yang tersembunyi di langit dan di bumi suatu apapun, tak ada jalan bagi Nabi kita Muhammad untuk dapat mengetahuinya.

Ini, di samping berita-berita ghaib lainnya, bagi saya merupakan salah satu bukti yang terang tentang kebenaran wahyu ilahi, dan kelirunya  klaim sebagian sarjana atau orientalis yang menganggap bahwa al-Qur'an adalah ciptaan Nabi Muhammad.

Fakta ini tentunya akan membuat hati semakin mantap atas kebenaran dari al-Qur'an. Allahu a'lam bishshawab.

(Prof Mulyadhi Kartanegara)