Pemuda Membaca Al-Quran
Pemuda Membaca Al-Quran

Siapa bilang pengahapal Al Quran itu kaku dan cupu. Sehari-hari berpakaian gamis dan kopiah dan identik berjenggot lebat. Itu dulu, sekarang tidak lagi kuno dan kolot.

Di era milenial ini, para penyambung risalah Tuhan tidak seperti itu. Dengan berpenampilan trand (kekinian) juga bisa kita temui di media televisi dan kehidupan sehari-hari.

Abror Tanjung (20) atau yang biasa dipanggil Cik Aba ini salah satu dai muda yang kekinian dan tidak kaku terhadap perubahan zaman. Wajahnya yang tampan mirip salah satu aktor sinetron di televisi ini menjadi ‘magnet’ untuk para jemaah, ditambah dengan hapalan Al Quran dan suara merdu yang didapat dari belajar selama di Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ).

Anda tidak percaya?, silahkan buka youtube ketika Cik Aba sedang mengaji Al Quran. Menurut kami sebagai kawannya di Magister KPI UIN Jakarta, dia sudah layak menjadi dai di televisi, tinggal di ‘poles’ dan hanya menunggu momentum tepat sajah para hadirin.

Dengan gaya remaja milenialnya, serta busana trend Cik Aba ini kerap melantuntan beberapa ayat Al Quran. Ini semata-mata bahwa putra asal Jambi ini ingin menunjukan bahwa dalam berdakwah itu tidak harus keliahatan dengan jubah dan soban yang panjang seperti orang arab.

Dia ingin menunjukan kepada umat Islam, bahwa Islam itu tidak menakutkan, melainkan Islam yang membawa kesejukan untuk umat yakn islam hang rahmatan lil alamin.

Dia juga memberi ‘bocoran’ kepada anak muda masa kini bagaimana agar bisa pandai membaca Al Quran.

“Dalam membaca Al Quran itu ada berbagai macam jenisnya, yang di sebut Qiroat Sab’ah,” ujar Cik Aba beberapa waktu lalu.

Contohnya, masih kata Cik Aba, dalam membaca surat al-fatihah itu ada aturan (lagam) pembacaanya. Sehingga benar dan fasih dalam membaca ayat tersebut.

“Itu diajarkan oleh seorang guru qiroat. Nanti kalau sudah lulus dalam membaca dikasih izajah,” papar pria ini yang juga tercatat sebagai mahasiswa Magister KPI UIN Syarif Hidayautullah, Jakarta.

Lebih jauh, berkat kemahiran membaca Al Quran, Cik Aba sekarang ini dipercaya menjadi imam salat 5 waktu di sebuah masjid di daerah Ciputat. Bukan hanya itu, bahkan Ia Insya Allah pada bulan ramadan tahun ini bakal dikirim berdakwah ke wilayah Papua guna menjalankan misi syiar Islam di bumi cendarawasih tersebut.

Hal itu sudah disampaikan oleh Ketua Umum Persaudaraan Umat Muslim Indonesia (Parmusi) H Usamah Hisyam kepada Cik Aba.

“Nanti Abror ini rencananya saya kirim ke Papua, syi’ar Islam di sana. Biar makin bertambah pengalaman dan sekembali dari sana bisa bercerita bagaimana kondisi umat islam di Papua,” kata Usamah.

Dalam Sebuah Hadits, Dari Buraidah, Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Qur’an.” (HR Abu Daud)

Nah, ini salah satu keberkahan bagi anak muda yang menjaga dan peduli dengan Al Quran. Semoga berkah Cik Aba and bisa Istiqomah.