Keberkahan hidup salah satunya yakni mendapatkan rezeki yang halal dan bermanfaat untuk keluarga dan orang lain. Kita kadang lupa bahwa hidup ini ada campur ‘tangan’ Allah SWT. Kehidupan, usaha yang diawali dengan niat dan doa kepada Tuhan, maka di situlah Tuhan turut andil dalam usaha seorang hambanya. Berikut matematika langit jika anda ingin berbisnis mendapatkan keberkahan rezeki:
1. FAKTOR (+) • Perbanyak IBADAHNYA.

Saya tidak perlu mengatakan lagi bahwa sesungguhnya Rezeki itu datang dari Allah, karena Saya yakin semua orang sudah tahu.

Tapi lagi-lagi banyak pengusaha yang sering melupakan Allah. Padahal sudah sangat jelas, kalau ingin urusannya dimudahkan, maka dekati DIA.

“Tembak Servernya langsung, Allah SWT.”

  1. FAKTOR (X) • Sering Silarurahim

Salah satu sabda Rasulullah SAW: “Jika ingin dipanjangkan umurnya dan dilapangkan rezekinya, maka jalinlah silaturrahmi”. Itu Rasulullah yang bilang.

Jadi sudah sangat jelas, kalau rezekinya ingin dilapangkan, omsetnya ingin naik secara signifikan, profitnya ingin tinggi, pelanggannya ingin banyak, maka sering-seringlah silaturrahmi.

“Bisnis adalah efek. Penyebabnya adalah silaturahim.

Mulai sekarang, coba dikomitmenkan. Dalam sehari, berapa orang yang ingin Anda jumpai dan silaturrahmi dengannya?

Lakukan dengan rutin, rasakan kedahsyatannya.

  1. FAKTOR (÷) • Perbanyak Sedekah

Ngomong-ngomong soal sedekah, sedekah itu bukan dari yang kaya ke yang miskin, tapi dari yang MAU ke yang MEMBUTUHKAN.

Bahasa langit itu bukan Kaya dan Miskin, tapi Lapang dan Sempit. Orang kaya bisa dikatakan sempit kalau dia jarang bersedekah. Orang miskin bisa dikatakan lapang kalau dia gemar bersedekah.

Allah berfirman dalam surat Al-Imron ayat 134: “Orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah Mencintai orang yang berbuat kebaikan”.

Jadi, kita jangan sungkan untuk banyak-banyak Sedekah, supaya Rezekinya Berkah dan terus Ditambah. Setiap ketemu Mesjid atau Musola, mampir. Cari kotak amalnya, isi seberapapun kamu mau yang bisa bikin hati kamu tentram.

  1. Faktor (-) • kurangi dosanya

Terakhir, faktor kurang (-), yaitu mengurangi dosa dan maksiat.

Saya pernah baca salah satu hadits yang isinya kurang lebih demikian… “Setiap manusia terhalang rezekinya disebabkan oleh perbuatan dosa yang dilakukannya (kemaksiatan)”.

Faktor bumi sudah maksimal, marketing dan jualannya jago, ibadahnya banyak, silaturahminya rajin, sedekahnya brutal, tapi kok rasa-rasanya bisnisnya gitu-gitu aja ya dan omsetnya berada di titik antara stabil dan stagnan (saking nggak bisa bedainnya).

Nah, jadi ini gara-gara banyak dosa dan kemaksiatan yang dilakukan dalam bisnis dan kehidupan kita.

Sehingga dosa-dosa tersebut menghalangi rezeki yang datang kepada kita.

Tidak perlu banyak menjelaskan tentang hal ini, cukup direnungkan saja betapa banyak dosa yang telah kita perbuat selama di dunia ini.

Apakah Anda mendapatkan sesuatu dari matematika langit ini?

Jika, Iya. Silakan dibagikan kembali tulisan ini. Semoga menjadi nilai kebaikan bagi kita semua. Aamiin…

 

 

 
[Arief Budiman]