Ada rasa lirih bercampur sedih
Rasa itu kian membuncah saat suara takbir menggema seantero pelosok desa

Ada air mata tak tertahan jatuh menetes di pipi, bekas air wudhu bercampur air mata

Takbir hari raya lebaran serasa mengandung magnet syair-syair sabda Tuhan

Ada kerinduan kepada Nabi
Kerinduan yang lama hilang akibat kesibukan dunia

Puasa sebulan rasanya sebentar, ingin mengulang saat-saat menahan lapar dan berbuka

Ada air mata dalam kumandang takbir
Ya air mata yang lama tersimpan sebab gengsi anak manusia

Kemana hendak melangkah, ramadan telah usai
Air mata sendu bukan menangis lantaran kehilangan kekasih pujaan

Tapi menangis apakah tahun depan bisa mengulang bertemu ramadan dan berlebaran dengan handai taulan

Saling bermaaf-maafan
Menikmati makan kue lebaran
Merangkai kesan diperjamuan meja makan

Tangis ini belum juga hilang
Selamat berlalu Ramadan
Lebaran menyisahkan tangis

Tangis air mata
Tangis kesedihan
Tangis kerinduan
Tangis penyesalan

[Boy]