Setiap manusia pastilah pernah mengalami berbagai ujian dan cobaan yang berat dalam hidupnya. Tak jarang ketika mendapatkan ujian yang berat kita tanpa sengaja meneteskan air mata ke pipi kita.

Begitulah ujian dan cobaan sahabat. Ujian bagi orang beriman merupakan quality control dari Allah SWT. Dengan adanya ujian itu maka derajat nya akan ditingkatkan di sisi Allah. Ibarat sebuah pohon, semakin tinggi maka semakin kencang pula angin yang akan menerpanya. Semakin kuat keimanan seseorang maka semakin besar pula ujian dan cobaan yang akan diberikan. Pohon itu akan tumbang jikalau akar keimanannya tidak kuat.

Cobaan yang diberikan terkadang bisa saja menarik dan beragam. Ada ujian dalam bentuk kesenangan, misalnya usaha dan bisnis nya lancar, gajinya berlipat ganda, harta nya banyak, dll. Ada juga ujian yang tidak mengenakkan hati, terjadi kebakaran, gempa, kemiskinan, ataupun kelaparan. Namun ingat, Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hambanya. Allah tahu batas kemampuan kita. Itulah alasannya mengapa kita diberikan cobaan, karena Allah yakin kita bisa melewatinya.

Orang beriman itu spesial banget guys. Karena mereka memiliki 2 karakter yang baik yaitu: bersyukur dan bersabar. Nikmat apapun yang diberikan oleh Allah dia akan bersyukur walaupun itu cuma satu kurma, syukur maka baik baginya. Ketika dia mendapatkan cobaan dan ujian yang berat makan dia bersabar, itu baik baginya. Itulah gambaran orang beriman yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW 14 Abad yang lalu.

Coba bayangkan kalau misalnya hidup kita tanpa adanya ujian? Seperti sayur tanpa garam. Hidup kita tidak akan bermakna. Apa jadinya kalau hidup kita flat seperti layar monitor LED?Tanpa adanya ujian maka kita tidak pernah tahu maknanya kesabaran, derajat kita tidak akan di tingkatkan, dan semangat kita tidak akan pernah meningkat. Pokoknya datar aja gitu lho.

Setiap manusia ketika menghadapi ujian maka pasti sangat berat. Dengan ujian itu terkadang membuat kita galau, gelisah, susah tidur, kurang selera makan, sedih, dan efek yang lain akan dirasakan. Itu adalah hal yang wajar dan manusiawi karena kita adalah makhluk yang lemah tanpa adanya daya dan upaya, kecuali kita meminta kepada yang maha kuat yaitu Allah SWT. Jadi sudah kewajiban kita sebagai hambanya untuk berdoa dan meminta tolong agar kita diberikan kemudahan bisa menyelesaikan semua permasalahan yang ada. Lalu bagaiamana cara kita meminta pertolongan kepada ALLAH SWT?

ALLAh SWT BERFIRMAN:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman. Jadi kan lah sabar dan shalat sebagai penolongmu.

( QS Al-Baqarah: (2): 153)

So Guys. Bagi kalian sekarang yang sedang galau dan sedih dikarenakan mendapatkan cobaan dan ujian hidup yang cukup berat. Yaitu misalnya merelakan dirinya bersama dengan orang lain, ataupun baper melihat temen-temen udah menikah. Tolong harap bersabar dan banyak berdoa saja.

Terus bagi saudara sesama muslim. Please stop mengatakan kapan kamu akan menikah? Si A sudah menikah tuch. Giliran kamu kapan? Tolong berhenti untuk berucap seperti itu. Mungkin ada
Beberapa alasan mengapa dia belum mau menikah. Lebih baik doakan saja, bantu cari jodohnya atau mau menjadi mak comblang? Bukankah itu lebih baik daripada bertanya yang bisa merusak silaturahmi. Hehehe..

Tetap bersabar dan shalat ya guys..

 

 

 

[M Haqqi Annazilli]